BPRS Khasanah Ummat Kedatangan Mahasiswi Magang dari Filipina

BPRS Khasanah Ummat Kedatangan Mahasiswi Magang dari Filipina – Pada tanggal 10 agustus 2018 BPRS Khasanah ummat menerima kedatangan 2 (dua) Mahasiswi dari Filipina yang bernama Edwinalyn Olarte Candelario dan Shera Rivera dengan nama panggilan Edwina dan Shera.  Mereka berdua merupakan Mahasiswi dari Pangasinan State University. Pangasinan State University merupakan universitas di Filipina yang mengikuti program pertukaran Mahasiswa dengan Mahasiswa dari Universitas Muhhamadiyah Purwokerto. Kedatangan mereka di BPRS Khasanah Ummat ini bermaksud untuk magang selama 2 (dua) Minggu.

Kedatangan Edwin dan Shera diterima oleh Bpk. Dedy Purwanto selaku Direktur BPRS Khasanah Ummat. Ini merupakan sejarah dan sebuah kebanggaan tersendiri bagi BPRS Khasanah Ummat yang terdapat mahasiswi magang dari luar negeri. Mereka berdua, Edwina dan Shera  memulai aktifitas magang pada tanggal 14 agustus 2018. Selama magang edwina dan shera ditempatkan di bagian Frontliner dan Back Office.

Program magang mahasiswa ini sangat bermanfaat bagi edwina dan shera karena selain menambah wawasan tentang ilmu perbankan syariah selain itu juga dapat mengerti bahasa, kultur dan kebudayaan masyarakat sekitar. Untuk dari pihak BPRS KU sendiri sangat senang dapat membantu mereka sekaligus juga mengenalkan bahasa, kultur dan budaya masyarakat sekitar.

 

BPRS Khasanah Ummat Kedatangan Mahasiswi Magang dari Filipina

 

BPRS Khasanah Ummat
Foto bersama Direktur Utama (Ibu Titin Rachmasari), Karyawan BPRS Khasanah Ummat dengan Edwina dan Shera

 

Selama mengikuti magang di BPRS KU mereka tidak hanya melakukan aktifitas di kantor saja. Mereka juga melakukan kunjungan-kunjungan ke pasar tradisional bersama team Marketing BPRS Khasanah Ummat. Terdapat perbedaan bahasa, kultur dan budaya antara Indonesia dengan Filipina. Bahasa asli Filipina adalah Bahasa Tagalog. hal tersebut tidak menjadi kendala berarti saat berinteraksi, karena Edwina dan Shera berbicara dengan Bahasa Inggris dengan pedagang pasar tradisional. Karyawan BPRS KU, menterjemahkannya kedalam Bahasa Indonesia.

Dalam hal ini BPRS KU sebagai perbankan syariah sangat mendukung program pertukaran mahasiswa yang dilakukan universitas-universitas dalam negeri dengan universitas luar negeri. Karena banyak kesan positif dan ilmu-ilmu yang didapatkan bagi mahasiswa sendiri. Di lain kesempatan semoga ada edwin dan shera lainnya yang magang di BPRS KU.

Untuk lihat Artikel terbaru lainnya silahkan cek Digitalisasi perbankan syariah bukan suatu pilihan

 

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *